Minggu, 25 November 2012

penjas


PENCAK SILAT


A. KUDA - KUDA
Kuda-kuda adalah teknik yang memperlihatkan sikap dari kedua kaki dalam keadaan statis. Teknik ini digunakan untuk mendukung sikap pasang Pencak Silat. Kuda-Kuda juga dipergunakan sebagai latihan dasar Pencak Silat untuk memperkuat otot-otot kaki.

#Ditinjau Dari Bantuknya, kuda-kuda dibagi menjadi tiga yaitu :
1. kuda-kuda ringan
Yakni sikap kuda-kuda dengan salah satu badan atau kedua kaki
menopang sebagian berat badan dan cenderung bersifat aktif.

2. kuda-kuda sedang
Yakni sikap kuda-kuda dengan kedua kaki menopang sebagian berat badan, bisa
bersifat aktif maupun pasif.

3. kuda-kuda berat
Kuda-kuda berat, yakni sikap kuda-kuda yang salah satu atau kedua kaki menopang
seluruh berat badan dan cenderung bersifat pasif

#Ditinjau dari bobotnya, Kuda-kuda dibagi menjadi :
1. Kuda-kuda Depan
Yakni kuda-kuda dengan sikap salah satu kaki berada di depan sedangkan kaki
lainnya di belakang dan berat badan ditopang oleh kaki depan. Posisi kedua
telapak kaki membentuk sudut + 30 derajat.
Kuda-kuda depan dibagi menjadi dua yaitu kuda-kuda depan lurus dan kuda-kuda
depan serong

2. Kuda-kuda Belakang
Yakni kuda-kuda dengan sikap salah salah kaki berada di depan, sedangkan kaki
lainnya berada di belakang dan berat badan sepenuhnya ditopang oleh kaki
belakang. Posisi telapak kaki depan lurus dan telapak kaki belakang membentuk
sudut + 60 derajat.

3. Kuda-kuda Tengah
Yakni kuda-kuda dengan sikap kedua kaki melebar sejajar dengan bahu dan berat
badan ditopang secara merata oleh kedua kaki, dapat juga dilakukan dengan posisi
serong. Posisi kedua telapak kaki serong membentuk sudut + 30 derajat.

4. Kuda-kuda Samping
Yakni kuda-kuda dengan posisi kedua kaki melebar sejajar dengan tubuh dan berat
badan ditopang oleh salah satu kaki yang menekuk. Posisi ke dua telapak kaki
sejajar membentuk sudut + 30 derajat.

B. SIKAP PASANG
Sikap Pasang merupakan kombinasi sikap kaki dan sikap tangan dengan kuda-kuda maupun tanpa kuda-kuda yang selalu disertai dengan kesiagaan mental dan indera secara total.
Sikap pasang dibagi menjadi dua yaitu :
1. Sikap Pasang Terbuka, yakni sikap pasang dengan sikap tangan dan lengan yang
tidak melindungi tubuh.
2. Sikap Pasang Tertutup, yakni sikap pasang dengan sikap tangan dan lengan yang
melindungi tubuh.

#Berikut beberapa contoh pengembangan dari sikap pasang :
a. Sikap Pasang Satu
Yakni sikap pasang dengan kuda-kuda memakai tengah belakang. Berat badan di
tengah, posisi kaki depan dan belakang sejajar (sikap pasang tertutup). Posisi ke
dua telapak tangan terbuka.
b. Sikap Pasang Dua
Yakni sikap pasang dengan kuda-kuda tengah serong (sikap pasang tertutup), dengan
satu tangan mengepal).
c. Sikap Pasang Tiga
Yakni sikap pasang dengan kuda-kuda samping (sikap pasang tertutup), posisi
tangan kanan lurus ke belakang atas, tangan kiri bersilang di depan dada, atau
sebaliknya. Posisi kedua telapak tangan terbuka menghadap ke atas.
d. Sikap Pasang Empat
Yakni sikap pasang dengan kuda-kuda depan, posisi telapak tangan depan mengepal,
telapak tangan yang lainnya terbuka silang di dada.
e. Sikap Pasang Lima
Yakni sikap pasang dengan kuda-kuda tengah seliwa, posisi telapak tangan mengepal
menghadap ke atas dan telapak tangan yang lainnya terbuka silang di depan dada.
f. Sikap Pasang Enam
Yakni sikap pasang dengan kuda-kuda tengah disertai kedua telapak tangan terbuka
silang di depan dada.
g. Sikap Pasang tujuh
Yakni sikap pasang yang terbuka dimana salah satu kaki disilangkan di belakang
kaki lainnya dan pandangan mata searah dengan kaki yang disilang. Posisi ke dua
telapak tangan terbuka menghadap ke atas.
h. Sikap Pasang Delapan
Yakni sikap pasang yang salah satu kaki disilangkan ke depan kaki lainnya, kedua
belah tangan di depan dada dengan telapak tangan terbuka.
i. Sikap Pasang Sembilan
Yakni sikap pasang dengan kuda-kuda belakang. Posisi telapak tangan depan terbuka
dan telapak tangan belakang mengepal.
j. Sikap Pasang Sepuluh
Yakni sikap pasang berdiri satu kaki terbuka dengan sikap tangan seliwa, posisi
salah satu telapak tangannya mengepal dan telapak tangan lainnya terbuka silang
di depan dada.
k. Sikap Pasang Sebelas
Yakni sikap pasang dengan satu lutut bertumpu pada lantai dengan kaki lainnya
ditekuk tegak lurus, sedangkan posisi telapak tangannya terbuka menghadap ke
depan dan telapak tangan lainnya menghadap ke atas.
l. Sikap Pasang Dua Belas
Yakni sikap pasang dengan posisi bersila (sempok) dengan posisi kedua telapak
tangan terbuka menghadap ke atas.

C. LANGKAH
#Ditinjau dari arahnya langkah dibagi menjadi :
1. Langkah Lurus
a. Langkah lurus depan kiri
b. Langkah lurus depan kanan
c. Langkah lurus mundur kiri
d. Langkah lurus mundur kanan
2. Langkah Samping
a. Langkah samping kiri
b. Langkah samping kanan
3. Langkah Serong
a. Langkah serong depan kiri
b. Langkah serong depan kanan
c. Langkah serong belakang kiri
d. Langkah serong belakang kanan
4. Langkah Silang
a. Langkah silang depan kiri
b. Langkah silang depan kanan
5. Langkah Pilin
a. Langkah silang belakang kiri (pilin)
b. Langkah silang belakang kanan (pilin)
6. Langkah Putar
a. Langkah berputar kanan
b. Langkah berputar kiri

#Ditinjau dari tekniknya terbagi menjadi :
1. Langkah Angkatan
Angkatan, salah satu teknik untuk mendekati atau menghindari serangan dengan cara mengangkat/ memindahkan salah satu kaki ke segala arah.

2. Langkah Geser
Geser, salah satu teknik gerak langkah untuk mendekati sasaran atau menghindari serangan dengan cara menggeserkan telapak kaki ke segala arah.

3. Langkah Seser
Seser, salah satu teknik gerakan langkah mendekati lawan dengan cara menyeret telapak kaki yang dilakukan dengan kaki kanan/kiri di depan atau bergantian.

4. Langkah Lompat
Lompat, salah satu teknik gerak langkah untuk mendekati sasaran atau menghindari serangan dengan cara melompat (kedua kaki berpindah) ke segala arah.

Menentukan pokok isi sambutan

                                                           BAHASA INDONESIA

 Sambutan merupakan jenis pidato yang disampaikan secara tertulis atau lisan. Sambutan biasanya disampaikan oleh orang tertentu karena jabatan atau kedudukannya. Sebagaimana pidato, sambutan juga terdiri dari tiga bagian yaitu: pendahuluan, isi, dan penutup.
1.       Pendahuluan (pembukaan), berisi:
a.       Salam pembuka
b.      Ucapan syukur kepada Tuhan YME
c.       Ucapan terima kasih
d.      tujuan
2.       Isi, berisi:
a.       Latar belakang materi atau permasalahan
b.      Uraian materi pokok (uraian mengenai tujuan dan isi kegiatan)
3.       Penutup, beisi:
a.       Simpulan
b.      Harapan-harapan
c.       Permohonan maaf
d.      Permohonan doa restu

Langkah-langkah untuk mengubah pokok-pokok isi sambutan/khotbah menjadi informasi yang berbentuk paparan, antara lain:

1.      Menemukan pokok-pokok isi sambutan/khotbah
2.       Menghubungkan pokok-pokok isi sambutan/khotbah tersebut dengan konjungsi atau kata penghubung yang tepat.
3.       Mengembangkan pokok-pokok isi sambutan/khotbah dalam beberapa kalimat.




  • Contoh sambutan:
Selamat siang,
Yang saya hormati, orang tua siswa, para undangan, dan anak-anakku yang tercinta.
Pada siang yang berbahagia ini, patutlah kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmatNya kepada kita semua sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul mengikuti acara perpisahan siswa kelas tiga.
Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada panitia, orang tua siswa, guru, dan undangan lainnya yang telah mendukung dan membantu terselenggaranya acara ini.
Bapak, Ibu, Saudara, serta anak-anakku yang tercinta, sebagaimana kita ketahui, tahun ajaran 2011-2012 telah berakhir. Seperti biasanya setiap tahun, sekolah ini meluluskan siswa dan siswinya. Oleh karena itu sebagai kepala sekolah saya berharap kepada semua siswa yang telah lulus untuk memanfaatkan waktu seoptimal mungkin untuk belajar dan bekerja. Untuk siswa yang ingin melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, belajarlah dengan sungguh-sungguh! Sebab, belajar di perguruan tinggi berbeda dengan belajar di SMA. Persaingan akan semakin ketat dan kalian harus betul-betul memanfaatkan waktu kalian untuk belajar. Untuk siswa yang ingin terjun langsung dalam dunia pekerjaan, Bapak mengharapkan kalian tidak hanya mengandalkan ijazah SMA untuk mencari pekerjaan. Manfaatkan waktu yang ada sekarang ini untuk menambah ilmu. Misalnya, kalian dapat mengikuti kursus-kursus singkat, seperti kursus bahasa asing dan komputer.
Saya merasa puas dengan hasil prestasi kalian di sekolah. Rata-rata kalian lulus dengan predikat memuaskan. Namun, usaha kalian tidak hanya sampai di sini. Bapak ingin kalian bersungguh-sungguh dalam meraih cita-cita. Perlu diingat, jagalah nama baik sekolah di mana pun kalian berada! Selain itu, berikan masukan yang positif untuk pengembangan sekolah.
Untuk siswa kelas satu dan kelas dua, Bapak mengharapkan kalian meneladani prestasi kakak kelas yang sangat membanggakan. Oleh karena itu, paculah semangat belajar agar tahun depan dapat mencapai prestasi yang lebih baik! Bapak juga menginginkan kalian menggunakan waktu secara efektif dan efisien ketika di kelas satu dan dua ini.
Terakhir untuk orang tua siswa, saya sangat mengharapkan agar Bapak dan Ibu terus memberi dukungan kepada putra-putrinya untuk terus belajar lagi agar tercapai cita-cita yang diinginkan oleh mereka.
Demikian sambutan saya, semoga berkenan dan bermanfaat. Terima kasih, selamat siang.